Oleh: Eko Wiwid*

Seperti kita ketahui bersama, bangsa Indonesia mempunyai sejarah yang panjang dari masa ke masa. Mulai sejarah kejayaan hingga sejarah kelam, telah dilalui oleh bangsa ini.

Namun, semua hiruk-pikuk proses itu berhasil dilewati. Hingga sekarang, bangsa kita masih tetap berdiri dan berdaulat.

Sebuah bangsa yang telah melalui perjalanan panjang dan berliku, tentulah mempunyai banyak peninggalan bernilai sejarah. Seperti struktur bangunan, manuskrip, artefak, dan benda-benda peninggalan lainnya.

Di seluruh hamparan tanah air Indonesia yang luas ini, ditemukan banyak fakta peninggalan sejarah di setiap daerahnya.

Tak terkecuali di Cianjur. Sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang mempunyai umur cukup tua, Cianjur tentulah kaya dengan catatan atau cerita sejarah.

Peninggalan benda bersejarah, seperti bangunan yang dibuat oleh para pendahulu dan leluhur, banyak ditemukan di Cianjur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur harus lebih jeli dalam membuat keputusan perencanaan pembangunan. Agar seluruh rakyat Cianjur, termasuk para pemangku kebijakannya, tidak lupa dengan masa silam Cianjur.

Jangan sampai asal terlihat megah kekinian, tapi malah menghapus nilai-nilai sejarah sebagai aset berharga bangsa.

Bangunan-bangunan yang bernilai sejarah adalah aset negara yang berharga. Ia adalah identitas kebudayaan.

Pemkab Cianjur jangan takut untuk mempertahankan dan melestarikan bangunan bernilai sejarah. Karena peninggalan sejarah adalah investasi yang tidak akan membuat rugi. Malah ini akan memberikan nilai tambah.

Sangat penting untuk terus berinovasi menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman. Namun, bukan berarti harus menghilangkan nilai-nilai sejarah.

Cianjur memiliki banyak potensi bernilai sejarah. Pemkab Cianjur harus berani memperbanyak riset dengan detail, yang melibatkan penggiat sejarah, pencinta sejarah, serta penggiat lintas disiplin ilmu.

Agar Cianjur memiliki andil dalam memelihara warisan sejarah kebudayaan bangsa. Sebagai investasi bagi kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan. Yang akan diwariskan kembali pada generasi bangsa ini di masa depan. (*)

*Penulis adalah pengiat seni dan pecinta alam. Kelahiran Cianjur, Jawa Barat.

Share this: