Antitesa.com – Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa (FK-BEM) Garut, menggelar acara silaturahmi dan konsolidasi, Rabu, (16/2/2022). Acara yang dihadiri oleh seluruh presiden mahasiswa yang ada di Garut ini, mengangkat bermacam isu faktual dan potensial. Acara diawali standing argument dari masing-masing presiden mahasiswa, terkait culture organisasi di kampus masing-masing.

Standing argument disampaikan, agar setiap kampus bisa saling melengkapi satu sama lain. Serta tentunya mampu memberikan referensi untuk arah gerakan mahasiswa pada hari ini. Forum seperti ini harus berorientasi ke arah peningkatan kualitas mahasiswa. Khususnya di Garut,” kata Zidan Habiburrohman, Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (Presma STAI) Persis Garut, Senin, (21/2/2022).

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menyikapi isu sosial masyarakat, kebijakan publik serta isu pendidikan. Jika mahasiswa tidak solid, maka isu-isu di atas akan sulit terjawab dan terselesaikan. Harapannya, agenda seperti ini jangan hanya berhenti di ranah simbolik. Jangan cuma jadi ajang saling membual, apalagi jadi wadah sarang politik kekuasaan. Ia harus aplikatif dan implementatif,” katanya.

Dalam acara yang bertempat di aula pertemuan organisasi mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (IPI) ini, dilakukan pembentukan dan pengukuhan Forum Komunikasi BEM Garut. Forum dibagi dalam beberapa sektor, di antaranya sektor kajian isu pendidikan, lingkungan hidup, sosial kemasyarakatan, serta isu ekonomi. (**)

Share this: